Skip to main content
07 Desember 2025
# Topik
Ayo Terhubung

Trik FTP Berusia 50 Tahun Lebih untuk Kirim File ke HP

07 Desember 2025
 

Memindahkan file dari satu perangkat ke perangkat lain seharusnya jadi tugas paling sederhana di dunia. Nyatanya, kalau laptop pakai Windows, HP pakai Android, dan tablet dari merk lain lagi, urusan kirim-mengirim file bisa bikin capek duluan.

Kabel data sering nyelip entah di mana, Bluetooth lemot, aplikasi chat mengecilkan ukuran file, dan layanan cloud kadang lambat kalau koneksi sedang tidak bersahabat. Di tengah semua itu, masih ada satu trik jadul yang diam-diam tetap relevan: FTP (File Transfer Protocol) — protokol internet yang lahir lebih dari 50 tahun lalu, tapi masih sangat ampuh untuk transfer file antara laptop/desktop dan HP di jaringan Wi-Fi yang sama.

Untuk pengguna laptop dan desktop PC di Indonesia yang sering berkutat dengan file kerjaan, tugas kuliah, atau proyek kreatif, trik ini bisa jadi “jalan pintas” yang simpel, cepat, dan nggak rewel.

DAFTAR ISI

Ringkasan Cepat: Kenapa FTP Masih Layak Dipakai?

Sebelum masuk ke panduan langkah demi langkah, ini ringkasan singkatnya:

  • FTP masih efektif untuk memindahkan file antar perangkat selama semuanya terhubung ke jaringan Wi-Fi yang sama (misalnya Wi-Fi rumah atau kantor kecil).

  • Di Android, ada banyak file manager pihak ketiga yang sudah mendukung FTP. Salah satu yang praktis dan open-source adalah Material Files.

  • Keamanan FTP terbatas: protokol ini tergolong tua dan tidak terenkripsi. Jadi:

    • Gunakan hanya di jaringan privat (Wi-Fi rumah/kantor yang Anda kontrol).

    • Jangan pernah membuka akses FTP ke internet publik.

    • Matikan server FTP setelah selesai transfer supaya tidak ada celah keamanan yang terbuka.

Kalau sudah paham tiga poin di atas, barulah enak lanjut ke teknis.


Apa Itu FTP?

FTP adalah singkatan dari File Transfer Protocol — salah satu protokol tertua di internet yang dirancang khusus untuk memindahkan file dari satu komputer ke komputer lain. Protokol ini pertama kali didefinisikan pada awal 1970-an oleh Abhay Bhushan, dan menjadi fondasi penting dalam perkembangan jaringan komputer modern.

Beberapa fakta penting tentang FTP:

  • FTP bekerja dengan model server–client:

    • Server: perangkat yang “membuka pintu” dan menyediakan file (dalam konteks kita: HP Android).

    • Client: perangkat yang mengakses dan mengambil/menaruh file (laptop atau desktop).

  • FTP bisa berjalan:

    • Di internet (jarak jauh), atau

    • Di jaringan lokal (LAN/Wi-Fi rumah, kantor, hotspot HP).

  • Tahun 2023, Abhay Bhushan masuk Internet Hall of Fame karena kontribusinya terhadap FTP dan protokol internet lainnya.

Untuk skenario sehari-hari pengguna Indonesia, pendekatan paling aman dan nyaman adalah menggunakan FTP hanya di jaringan lokal, misalnya:

  • Laptop dan HP sama-sama terhubung ke Wi-Fi rumah,

  • Atau laptop terhubung ke hotspot dari HP.


Syarat Utama: Semua Perangkat di Jaringan yang Sama

Sebelum mulai, pastikan:

  1. HP Android dan laptop/desktop:

    • Terhubung ke Wi-Fi yang sama, atau

    • Laptop tersambung ke hotspot dari HP.

  2. Jaringan yang digunakan adalah jaringan privat:

    • Wi-Fi rumah,

    • Jaringan kantor kecil yang Anda kenal,

    • Bukan Wi-Fi publik di kafe, bandara, atau hotel.

Untuk masalah jaringan Wi-Fi di PC (misalnya sering putus-nyambung), Anda bisa cek panduan seperti 15 masalah umum pada desktop PC Windows dan rekomendasi mengatasinya untuk memastikan PC stabil dulu sebelum bermain dengan FTP.

Langkah 1: Pasang File Manager Pihak Ketiga di Android

Mayoritas HP Android sudah punya file manager bawaan, misalnya:

  • Files by Google

  • Samsung My Files

  • Aplikasi “File”, “Manajer File”, atau sejenis dari vendor HP

Masalahnya: banyak file manager bawaan belum menyediakan fitur FTP server. Untuk itu, perlu bantuan aplikasi pihak ketiga.

Kenapa Pakai Material Files?

Banyak file manager alternatif di Android yang sudah mendukung FTP. Salah satu yang cukup populer di kalangan pengguna yang peduli privasi dan open-source adalah Material Files:

  • Gratis,

  • Open-source,

  • Ringan,

  • Antarmuka sederhana dan mudah dipahami.

Material Files bisa diunduh dari:

  • Google Play Store (untuk pengguna Android biasa),

  • F-Droid (untuk pengguna yang sudah menghapus layanan Google dan mengubah HP menjadi semacam “dumb phone” modern).

Bagi yang sudah familiar dengan trik memakai file manager untuk mengakses folder tersembunyi, seperti di artikel 4 cara efektif untuk menyimpan atau mengunduh video status WhatsApp, konsepnya mirip: file manager dipakai untuk “menyelam” ke dalam struktur folder di HP Anda.


Langkah 2: Mengaktifkan FTP Server di HP Android

Setelah Material Files (atau file manager lain yang mendukung FTP) terpasang, saatnya menjadikan HP Android sebagai FTP server.

Contoh berikut menggunakan Material Files:

1. Buka Menu FTP Server

tutorial

  1. Jalankan Material Files di HP.

  2. Ketuk ikon menu di pojok kiri atas (biasanya ikon tiga garis).

  3. Pilih menu “FTP server” di sidebar.

Di sini Anda akan melihat halaman pengaturan FTP server:

  • Alamat FTP (URL) yang nanti dimasukkan di laptop, misalnya:
    ftp://192.168.68.62:2121/

  • Port yang digunakan (contoh: 2121).

  • Opsi status, anonymous login, dan pengaturan username/password.

2. Mengaktifkan Koneksi FTP

tutorial

Begitu semua siap:

  1. Pastikan HP sudah terhubung ke Wi-Fi atau hotspot yang akan dipakai bersama.

  2. Di halaman FTP server, cari toggle atau sakelar di bagian atas (labelnya biasanya “Status”).

  3. Geser atau ketuk toggle untuk mengaktifkan FTP.

Setelah aktif, HP Anda “membuka pintu” sebagai server. Perangkat lain di jaringan yang sama bisa mengakses file di HP menggunakan alamat FTP yang ditampilkan tadi.

3. Mengatur Akses: Anonymous vs Username/Password

tutorial

Ada dua mode umum:

  • Anonymous login aktif
    Cocok untuk jaringan Wi-Fi rumah yang benar-benar Anda kontrol. Laptop bisa masuk tanpa username/password.

  • Username + password
    Disarankan jika:

    • Jaringan dipakai beberapa orang,

    • Anda ingin sedikit lapisan privasi tambahan,

    • Anda sering lupa mematikan server FTP setelah pemakaian.

Cukup isi kolom username dan password di Material Files; nanti data ini yang dimasukkan di laptop saat konek ke server FTP.


Catatan Penting: FTP Itu Tua dan Tidak Terenkripsi

Di balik kemudahannya, ada satu hal yang wajib dipahami: FTP tidak terenkripsi.

Artinya:

  • Meski Anda mengatur username & password,

  • Isi data (termasuk kredensial dan file) tetap dikirim dalam bentuk plaintext di jaringan,

  • Orang lain di jaringan yang sama secara teknis bisa mengintip trafik jika mereka punya skill dan alat yang tepat.

Karena itu:

  • Gunakan FTP hanya di jaringan privat yang Anda percayai (Wi-Fi rumah, kantor kecil).

  • Jangan expose atau mem-forward port FTP langsung ke internet.

  • Matikan server FTP segera setelah selesai transfer.

Untuk konteks keamanan digital yang lebih luas (phishing, kebocoran data, dan ancaman modern lain), Anda bisa merujuk ke pembahasan seperti ancaman keamanan online 2025 agar strategi perlindungannya lebih menyeluruh, bukan hanya soal FTP.

Kalau ingin protokol yang lebih aman, pertimbangkan belajar SFTP (SSH File Transfer Protocol) atau gunakan solusi sinkronisasi file modern seperti aplikasi cloud dan layanan backup terenkripsi.


Langkah 3: Mengakses FTP Server dari Laptop atau Desktop

Dulu, browser seperti Internet Explorer atau Firefox bisa langsung membuka alamat ftp://. Sekarang, dukungan FTP di browser modern sudah banyak dihapus.

Solusinya: gunakan file manager di sistem operasi atau FTP client khusus.

A. Mengakses Lewat File Manager (Windows, macOS, Linux)

Umumnya, alurnya seperti ini:

  1. Pastikan perangkat satu jaringan

    • Laptop/PC terhubung ke Wi-Fi yang sama dengan HP,

    • Atau ke hotspot HP yang sama.

  2. Buka file manager di laptop/PC

    • Windows: File Explorer,

    • macOS: Finder,

    • Linux: Nautilus, Dolphin, Thunar, dsb.

  3. Masukkan alamat FTP

    • Di bar lokasi (address bar / location bar), ketik alamat FTP tadi, misalnya:
      ftp://192.168.68.62:2121/

    • Kalau tidak melihat bar alamat:

      • Di Windows, biasanya bisa memunculkannya dengan klik di area path lalu tekan Ctrl + L.

      • Di Linux, kombinasi ini juga sering berfungsi di banyak file manager.

  4. Masukkan kredensial jika diminta

    • Kalau di HP Anda mengaktifkan anonymous login, pilih opsi Anonymous atau cukup lanjut tanpa username/password.

    • Kalau Anda mengatur username & password, masukkan sesuai yang Anda set di Material Files.

  5. Kelola file seolah-olah itu folder lokal

    • Setelah koneksi sukses, isi penyimpanan HP akan muncul di file manager.

    • Anda bisa:

      • Copy–paste file atau folder,

      • Membuat backup foto/video ke laptop,

      • Merapikan struktur folder di memori internal atau SD card,

      • Menghapus file yang tidak dibutuhkan.

Buat pengguna yang terbiasa dengan trik mengelola file di Windows — misalnya seperti di artikel 100 shortcut rahasia Windows 10: trik keyboard untuk produktivitas — bekerja dengan FTP lewat file manager akan terasa sangat natural.

B. Menggunakan FTP Client Khusus (FileZilla, dsb.)

Kalau Anda sering memindahkan banyak file atau mengelola beberapa server sekaligus, memakai FTP client khusus bisa jauh lebih efisien. Contoh populer:

  • FileZilla (Windows, macOS, Linux),

  • WinSCP (Windows; mendukung FTP, SFTP, SCP).

Keduanya sudah dibahas juga dalam konteks produktivitas Windows di artikel seperti [[25 aplikasi open-source gratis untuk produktivitas di Windows 10]]. Dengan FTP client, Anda bisa:

  • Menyimpan profil koneksi (alamat, port, username/password),

  • Melihat dua panel: kiri (laptop) dan kanan (HP),

  • Menarik file (drag-and-drop) antar panel,

  • Memantau progress transfer dengan jelas.

Untuk pengguna yang senang bekerja di terminal, FTP juga bisa diakses lewat command line — tapi untuk kebanyakan orang, antarmuka grafis jauh lebih user-friendly.

Kapan Sebaiknya Menghindari FTP?

Meskipun praktis, ada beberapa situasi di mana FTP bukan pilihan terbaik:

  • Saat menggunakan Wi-Fi publik (kafe, kampus, bandara, hotel).

  • Saat menangani data sangat sensitif (dokumen kontrak, data klien, arsip perusahaan).

  • Saat Anda tidak yakin siapa saja yang terhubung ke jaringan.

Dalam kasus seperti ini, sebaiknya gunakan:

  • SFTP (di-backend oleh SSH dan terenkripsi),

  • Layanan cloud dengan enkripsi end-to-end,

  • Atau solusi lain yang memang dirancang untuk keamanan tingkat tinggi.

FTP cocok untuk skenario sehari-hari yang sifatnya:

  • Di rumah,

  • Di kantor kecil,

  • Untuk memindahkan file media, dokumen biasa, atau backup ringan.


Kapan Trik FTP Ini Paling Berguna?

Beberapa contoh situasi nyata:

  • Kabel data hilang entah ke mana, sementara Anda harus cepat memindahkan file dari HP ke laptop.

  • Port USB bermasalah di PC — misalnya sering putus-nyambung atau tidak terdeteksi, sebagaimana salah satu kasus di 15 masalah umum pada desktop PC Windows dan rekomendasi mengatasinya.

  • Anda menggunakan kombinasi sistem operasi:

    • Laptop Linux,

    • PC Windows di kantor,

    • HP Android di tangan,
      dan ingin metode transfer yang sama di semua platform.

  • Anda ingin memindahkan folder besar (misalnya ratusan foto atau video) tanpa ribet kirim satu per satu lewat chat atau kabel.

Di titik ini, FTP menjadi “bahasa bersama” yang dipahami hampir semua sistem operasi desktop, dan cukup mudah di-setup di Android.


Trik Jadul, Namun Masih Relevan

Walau usianya sudah lebih dari setengah abad, FTP tetap menjadi salah satu trik tercepat dan paling fleksibel untuk memindahkan file antara HP dan komputer di jaringan yang sama.

Ringkasannya:

  1. Pastikan semua perangkat terhubung ke jaringan Wi-Fi yang sama atau hotspot HP.

  2. Pasang file manager Android yang mendukung FTP, seperti Material Files.

  3. Aktifkan FTP server di HP dan catat alamat ftp://... yang muncul.

  4. Akses alamat tersebut dari file manager atau FTP client di laptop/desktop.

  5. Setelah selesai, jangan lupa mematikan server FTP di HP untuk mengurangi risiko keamanan.

Dengan memahami batasan dan risikonya, trik FTP ini bisa jadi “senjata rahasia” baru untuk workflow harian Anda — terutama jika Anda sering bekerja lintas perangkat dan tidak mau ribet dengan kabel atau aplikasi tambahan yang terlalu berat.


Atribusi

Artikel ini diadaptasi dari tulisan asli berjudul I use this 53-year-old trick to send files to my phone from my PC karya Bertel King, diterbitkan di How-To Geek pada 6 Desember 2025.

Butuh Partner untuk Merapikan Workflow Antar Perangkat?

Kalau sudah nyaman kirim file pakai FTP, langkah berikutnya adalah merapikan seluruh alur kerja digital, bukan cuma urusan mindahin file. Di sinilah banyak orang mulai kewalahan: folder berantakan, backup tidak jelas, akses file antar laptop–PC–HP membingungkan, dan sisi keamanan sering terlupakan.

Rizal IT Consulting bisa membantu merancang workflow yang lebih rapi dan manusiawi untuk dipakai setiap hari. Mulai dari audit alur file antar perangkat, rekomendasi tool yang tepat (bukan yang paling hype), sampai menyusun standar backup dan keamanan sederhana yang bisa diikuti seluruh tim — dari level pemula sampai pengguna “power user” di kantor.

Semua layanan tersedia online untuk seluruh Indonesia, jadi Anda tidak perlu memikirkan jarak. Cukup ceritakan situasi perangkat dan kebutuhan Anda, kami bantu susun langkah praktis yang bisa langsung diterapkan di laptop, desktop PC, dan HP yang Anda gunakan.

Ingin diskusi santai dulu sebelum mulai?

Rizal IT Consulting
Email:
WhatsApp: 0857-1587-2597 | 0813-8229-7207
Operasional: Sabtu–Kamis, 08.00–17.30 WIB
Layanan tersedia online untuk seluruh Indonesia.

Blog ini didukung oleh pembaca. Rizal IT Consulting dapat memperoleh komisi afiliasi ketika Anda bertransaksi di tautan yang ditampilkan di situs ini. Ikuti kami juga di Google News Publisher untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru. Info lanjut, kolaborasi, sponsorship dan promosi, ataupun kerjasama, bisa menghubungi: 0857-1587-2597 | 0813-8229-7207 | .

 

✓ Link berhasil disalin!
Foto Rizal Consulting
Full-time Freelancer
🗓️ Sejak 2006 💻 Sabtu - Kamis ⏰ 08-17 WIB ☎️ 0813-8229-7207 📧