2 Distro Linux Teratas yang Jadi Pelarian Pengguna Windows 10 (Dan Alasannya)
Windows 10 sudah resmi “pensiun”, dan jutaan orang mulai melirik Linux. Inilah dua distro yang paling banyak kebagian “durian runtuh” — dan apa yang membuatnya begitu menarik.
- Ringkasan Utama
- Gelombang Migrasi dari Windows 10 ke Linux
- Zorin OS Meledak: “Rumah Baru” Pengguna Windows
- Bazzite: Surganya Gamer PC di Dunia Linux
- Linux vs Windows vs ChromeOS: Apa Pilihan Rasionalnya?
- Mengapa Dua Distro Ini Mendominasi?
- Apakah “Year of Linux” Akhirnya Tiba?
- Bukan Sekadar Kesalahan Microsoft
- Butuh “Teman Jalan” Saat Pindah dari Windows ke Linux?
Ringkasan Utama
-
Setelah dukungan Windows 10 berakhir, adopsi Linux naik signifikan.
-
Dua distro yang paling diuntungkan adalah Zorin OS dan Bazzite.
-
Keduanya menyasar kebutuhan pengguna yang berbeda — pengguna umum dan gamer — tetapi sama-sama berbasis Linux.
Gelombang Migrasi dari Windows 10 ke Linux
Tanggal 14 Oktober menandai berakhirnya dukungan resmi untuk Windows 10.
Sebelum itu, Windows 10 adalah salah satu sistem operasi paling banyak digunakan di planet ini — termasuk di kantor-kantor, warnet, UKM, sampai laptop pribadi yang sudah bertahun-tahun menemani kerja dan belajar.
Biasanya, upgrade sistem operasi adalah proses yang cukup mulus. Namun kali ini, Microsoft “bermain” dengan cara berbeda.
-
Syarat hardware Windows 11 jauh lebih berat.
-
Banyak perangkat Windows 10 yang masih layak pakai tidak memenuhi standar baru ini.
-
Imbasnya: pengguna dipaksa membeli PC baru jika ingin tetap di jalur resmi Microsoft.
Tidak heran, reaksi pengguna pun keras. Banyak yang merasa “ditinggalkan” oleh ekosistem yang selama ini mereka andalkan.
Di tengah keluhan dan kebingungan para pengguna Windows, dunia Linux dan open-source jalan terus: berevolusi, bertambah matang, dan semakin ramah pengguna.
Bagi komunitas Linux/open-source, ini seperti momen yang sudah lama ditunggu. Kita sudah bertahun-tahun menyebut Linux sebagai pilihan terbaik bagi orang-orang yang “ditinggal” Microsoft — dan akhirnya, momentum itu benar-benar datang.
Kembangkan aplikasi online lebih cepat dengan bantuan AI—mulai disini Jasa Pembuatan Aplikasi Smartphone (Gawai) Android OS Jasa Backlink DoFollow Berkualitas Dari Berbagai Topik Jasa Renovasi/Perombakan Tampilan Situs Web Dinamis dan Statis Jasa Pembuatan Software Desktop PC dan Laptop Microsoft Windows
Zorin OS Meledak: “Rumah Baru” Pengguna Windows

Gambar: Screenshot tampilan desktop Zorin OS 18 Core dengan layout modern dan bersih, menunjukkan bagaimana distro ini terasa familiar bagi pengguna Windows 10 yang ingin pindah ke Linux tanpa kurva belajar yang curam.
Lalu, sesuatu yang besar terjadi.
Salah satu distro Linux tiba-tiba mengalami lonjakan unduhan yang luar biasa. Rekan penulis, Stephen Vaughan-Nichols, menulis analisis yang sangat tajam soal fenomena ini dan menyoroti kenaikan mendadak unduhan Zorin OS.
-
1 juta unduhan hanya dalam 2 bulan.
-
Yang lebih menarik, 78% di antaranya berasal dari mesin Windows.
Angka ini sangat masuk akal bila kita melihat positioning Zorin OS:
-
Antarmuka dibuat sangat familiar bagi pengguna Windows.
-
Pengguna baru tidak merasa “terasing” ketika pertama kali pindah.
-
Zorin OS termasuk salah satu distro paling user-friendly di pasar saat ini.
Bagi banyak orang yang frustasi dengan syarat Windows 11 namun masih ingin suasana “mirip Windows”, Zorin OS terasa seperti jembatan yang ideal. Apalagi kalau kamu sedang mencari panduan pindah dari Windows ke Linux atau ingin mengeksplor alternatif sistem operasi selain Windows untuk laptop lama.
Bazzite: Surganya Gamer PC di Dunia Linux

Gambar: Screenshot game PC “Break Arcade Games Out” yang berjalan di Linux menggunakan Proton dan Steam
Tidak berhenti di situ.
Tom’s Hardware melaporkan bahwa distro Linux berfokus gaming bernama Bazzite telah mengirimkan 1 petabyte data unduhan. Jika dirata-ratakan, ini setara dengan sekitar 150.000 unduhan dalam sebulan.
Bazzite mengambil posisi yang sangat spesifik:
-
Didesain sebagai platform gaming Linux yang siap pakai.
-
Mengoptimalkan pengalaman pengguna yang sebelumnya terbiasa bermain game di Windows.
-
Mengintegrasikan tool dan ekosistem yang dibutuhkan gamer modern.
Yang membuat Bazzite semakin menarik adalah sifatnya sebagai sistem operasi immutable.
Secara sederhana, ini berarti:
-
Lapisan inti sistemnya tidak mudah diutak-atik oleh aplikasi atau perubahan acak.
-
Update dilakukan dengan cara yang lebih terkendali dan konsisten.
-
Dari sisi keamanan, pendekatan ini menawarkan peningkatan signifikan dibanding Windows tradisional.
Bagi gamer, ini berarti:
-
Game lebih mudah dijalankan di Linux tanpa harus berkali-kali “ngoprek” konfigurasi.
-
Sistem operasi cenderung lebih stabil: ia “hanya berjalan” dan tetap bekerja ketika Anda butuh.
Linux vs Windows vs ChromeOS: Apa Pilihan Rasionalnya?
Zorin OS dan Bazzite hanyalah dua dari ratusan distro Linux yang beredar. Namun tren yang muncul mulai jelas:
Orang-orang mulai meninggalkan Windows dan beralih ke Linux.
Bagi kami yang sudah lama meliput dan menggunakan Linux, ini bukan kejutan besar. Kami tahu, cepat atau lambat, Microsoft akan melakukan sesuatu yang cukup “nekat” untuk menakuti basis penggunanya sendiri — dan saat itu tiba, orang akan mencari alternatif.
Bagi konsumen yang:
-
Tidak mampu atau tidak tertarik membeli iMac atau MacBook, dan
-
Mengandalkan PC/laptop yang sudah mereka miliki,
pilihan realistis biasanya menyempit menjadi:
-
Linux, atau
-
ChromeOS (baik dalam bentuk Chromebook maupun instalasi lain).
Chromebook itu bagus untuk:
-
Pengguna yang sebagian besar hidup di browser,
-
Kebutuhan sederhana seperti email, office di web, dan video call.
Namun bagi mereka yang ingin:
-
Sistem operasi “utuh” seperti Windows,
-
Multitasking yang kompleks,
-
Kemampuan menjalankan beragam aplikasi desktop,
Linux adalah jawaban yang paling masuk akal.
Di konteks Indonesia, ini relevan sekali untuk:
-
Laptop kantor yang sudah agak tua tapi masih kuat kerja,
-
Komputer lab sekolah yang tidak memenuhi syarat Windows 11,
-
PC rumahan yang dipakai kerja remote, desain ringan, atau bahkan gaming.
Mengapa Dua Distro Ini Mendominasi?
Menurut penulis, semua ini sudah sangat jelas “tertulis di dinding”.
Ada dua kelompok pengguna yang sekarang paling sering berpindah ke Linux:
-
Pengguna umum (regular users) → memilih Zorin OS
-
Gamer → memilih Bazzite
Kenapa Zorin OS disukai pengguna umum?
-
Antarmuka mirip Windows, learning curve rendah.
-
Cocok untuk kerja harian: menulis, spreadsheet, browsing, meeting online.
-
Sudah membawa banyak aplikasi untuk kreativitas, produktivitas, dan hiburan.
Kenapa Bazzite disukai gamer?
-
Fokus pada game: dukungan ekosistem gaming lebih rapi.
-
Integrasi dengan teknologi seperti Proton/Steam (dan sejenisnya) biasanya lebih nyaman.
-
Mengusung konsep immutable OS yang memberikan stabilitas dan keamanan ekstra.
Kombinasi keduanya membuat:
-
Zorin OS menang di “pengguna biasa” yang ingin pengalaman seperti Windows tanpa drama upgrade hardware.
-
Bazzite menjadi magnet bagi gamer yang ingin mencoba Linux tanpa merasa dikorbankan dari sisi performa dan kemudahan.
Penulis tidak akan kaget kalau:
-
Dua distro ini terus mencetak rekor unduhan baru, dan
-
Kenaikan mereka ikut mengangkat popularitas distro Linux lain.
Apakah “Year of Linux” Akhirnya Tiba?
Jika kita lihat kebutuhan mayoritas pengguna PC saat ini, dua distro ini saja sudah mencakup sebagian besar use case:
-
Kerja kantoran dan produktivitas harian → Zorin OS
-
Gaming dan hiburan berat → Bazzite
Dengan angka unduhan yang terus naik, tampaknya konsumen setuju dengan arah ini.
Selama bertahun-tahun, komunitas sering bercanda dengan istilah “year of Linux on the desktop” — tahun di mana Linux akhirnya menjadi pemain besar di desktop/laptop.
Kelihatannya, momen itu akhirnya benar-benar tiba.
Penulis artikel ini bahkan memprediksi bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun emas bagi sistem operasi open-source ini. Linux mungkin saja:
-
Menembus pangsa pasar dua digit sebelum akhir tahun,
-
Diakui bukan lagi hanya “OS alternatif”, tetapi opsi utama bagi segmen pengguna tertentu.
Bukan Sekadar Kesalahan Microsoft

Gambar: Screenshot desktop Linux dengan lingkungan KDE Plasma modern, menunjukkan bahwa Linux kini punya tampilan yang menarik dan siap menggantikan Windows sebagai sistem operasi utama
Mudah untuk berkata, “Ya, Linux naik karena Microsoft salah langkah.” Tapi itu hanya separuh cerita.
Anda tidak bisa mengabaikan apa yang dibawa Linux ke meja:
-
Keamanan yang lebih baik secara desain.
-
Stabilitas yang sudah terbukti di server dan kini makin terasa di desktop.
-
Kemudahan penggunaan yang jauh melampaui stereotype “Linux itu harus jago terminal”.
-
Biaya lisensi: nol — sangat relevan untuk sekolah, UMKM, hingga individu.
-
Fleksibilitas untuk menyesuaikan sistem sesuai kebutuhan.
-
Ruang besar untuk kreativitas dan eksperimen.
-
Dukungan jangka panjang lewat berbagai varian LTS.
Bagi banyak organisasi di Indonesia — mulai dari sekolah, pesantren, lembaga pelatihan, hingga kantor kecil — kombinasi faktor tersebut sangat menggoda. Anda bisa:
-
Menghemat budget lisensi,
-
Memanfaatkan kembali perangkat lama,
-
Tetap memberikan pengalaman modern ke pengguna.
Atribusi
Artikel ini mengadaptasi dan menerjemahkan secara bebas tulisan Jack Wallen yang telah direview oleh Elyse Betters Picaro dan dipublikasikan di ZDNET pada 1 Desember 2025.
Butuh “Teman Jalan” Saat Pindah dari Windows ke Linux?
Kalau kamu sampai di akhir artikel tadi dan mulai kepikiran, “Kayaknya memang sudah saatnya pindah dari Windows 10, tapi mulai dari mana ya?”, kamu tidak sendirian. Migrasi ke Linux — entah itu Zorin OS, Bazzite, atau distro lain — jauh lebih mudah kalau ada orang yang sudah pernah “nyobain semua jalan buntu”-nya duluan.
Di sinilah Rizal IT Consulting bisa menemani kamu dan timmu. Bukan sekadar install OS, lalu selesai, tetapi membantu memastikan:
-
Laptop dan PC yang kamu punya benar-benar siap dipakai kerja dan/atau gaming
-
Pemetaan kebutuhan: apakah kamu lebih cocok ke Zorin OS, Bazzite, atau distro lain
-
Pendampingan migrasi bertahap (dual-boot, full migration, atau solusi hybrid)
-
Pelatihan singkat untuk tim, supaya tidak panik saat pertama kali pakai Linux
-
Rekomendasi software pengganti aplikasi Windows yang biasa kamu gunakan
Semua ini bisa dilakukan secara online, jadi kamu bisa konsultasi dari mana saja di Indonesia, tanpa harus bongkar-bongkar PC di kantor sendirian.
Kalau kamu ingin berdiskusi dulu sebelum eksekusi, silakan kirim email ke atau WhatsApp ke 0857-1587-2597 / 0813-8229-7207 (operasional Sabtu–Kamis, 08.00–17.30 WIB).
Blog ini didukung oleh pembaca. Rizal IT Consulting dapat memperoleh komisi afiliasi ketika Anda bertransaksi di tautan yang ditampilkan di situs ini. Ikuti kami juga di Google News Publisher untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru. Info lanjut, kolaborasi, sponsorship dan promosi, ataupun kerjasama, bisa menghubungi: 0857-1587-2597 | 0813-8229-7207 | .