---
title: "Dari Perhatian ke Kelelahan: Krisis Media Sosial 2025"
description: "Feed kini hanya membius, bukan menghubungkan. Pengguna lelah, komunitas pecah jadi ruang kecil yang lebih manusiawi. Mampukah kita merebut kembali internet yang sehat?"
url: "https://rizalconsulting.id/blog/dari-perhatian-ke-kelelahan-krisis-media-sosial-2025"
date: "2026-06-08T09:08:06+00:00"
language: "id-ID"
---

[Blog](https://rizalconsulting.id/index.php?option=com_content&view=category&id=8)

21 September 2025

 # Topik

 [ Artificial Intelligence ](https://rizalconsulting.id/index.php?option=com_tags&view=tag&id%5B0%5D=64:artificial-intelligence)

 [ Media Sosial ](https://rizalconsulting.id/index.php?option=com_tags&view=tag&id%5B0%5D=124:media-sosial)

#  Dari Perhatian ke Kelelahan: Krisis Media Sosial 2025

21 September 2025

> *Saat [**interaksi digital**](https://rizalconsulting.id/index.php?option=com_content&view=article&id=349:brain-rot-dan-overload-digital-ancaman-nyata-ataukah-sekedar-mitos&catid=8:blog&Itemid=117) semakin dangkal dan melelahkan, kita mulai mencari cara untuk membangun kembali ruang online yang lebih manusiawi.*

<a id="daftar-isi"></a>DAFTAR ISI

 1. [**Dari Kejutan Menjadi Kebosanan**](https://rizalconsulting.id/blog/dari-perhatian-ke-kelelahan-krisis-media-sosial-2025#dari-kejutan-menjadi-kebosanan)

2. [**Mengapa Kita Tak Bisa Berhenti Scrolling**](https://rizalconsulting.id/blog/dari-perhatian-ke-kelelahan-krisis-media-sosial-2025#mengapa-kita-tak-bisa-berhenti-scrolling)

3. [**Offline yang Tak Bisa Lepas dari Online**](https://rizalconsulting.id/blog/dari-perhatian-ke-kelelahan-krisis-media-sosial-2025#offline-yang-tak-bisa-lepas-dari-online)

4. [**Arsitektur yang Didesain dengan Niat**](https://rizalconsulting.id/blog/dari-perhatian-ke-kelelahan-krisis-media-sosial-2025#arsitektur-yang-didesain-dengan-niat)

5. [**Grup Privat yang Lebih Bermakna**](https://rizalconsulting.id/blog/dari-perhatian-ke-kelelahan-krisis-media-sosial-2025#grup-privat-yang-lebih-bermakna)

6. [**Mengembalikan Niat dalam Interaksi Digital**](https://rizalconsulting.id/blog/dari-perhatian-ke-kelelahan-krisis-media-sosial-2025#mengembalikan-niat-dalam-interaksi-digital)

7. [**Contoh Platform yang Berbeda: Are.na**](https://rizalconsulting.id/blog/dari-perhatian-ke-kelelahan-krisis-media-sosial-2025#contoh-platform-yang-berbeda-are-na)

8. [**Mimpi Internet yang Lebih Manusiawi**](https://rizalconsulting.id/blog/dari-perhatian-ke-kelelahan-krisis-media-sosial-2025#mimpi-internet-yang-lebih-manusiawi)

9. [**Mengubah Platform Menjadi Layanan Publik**](https://rizalconsulting.id/blog/dari-perhatian-ke-kelelahan-krisis-media-sosial-2025#mengubah-platform-menjadi-layanan-publik)

10. [**Tantangan yang Masih Ada**](https://rizalconsulting.id/blog/dari-perhatian-ke-kelelahan-krisis-media-sosial-2025#tantangan-yang-masih-ada)

11. [**Kesimpulan: Mengambil Kembali Kendali**](https://rizalconsulting.id/blog/dari-perhatian-ke-kelelahan-krisis-media-sosial-2025#kesimpulan-mengambil-kembali-kendali)

## **Dari Kejutan Menjadi Kebosanan**

Dulu, media sosial penuh kejutan.
 Setiap *scroll* terasa seperti membuka kotak misteri yang tak ada habisnya. Kini? Feed terasa **datar**, membius kita dengan konten tanpa makna.

- *Outrage fatigues* – kita terlalu sering marah hingga kehilangan tenaga untuk peduli.
- *Irony flattens* – humor terasa hambar karena diproduksi massal.
- *Virality cannibalizes itself* – konten viral habis dimakan oleh algoritma yang mencetak tiruannya lagi dan lagi.

Feed tak lagi menjadi tempat berinteraksi, melainkan **permukaan yang sekadar dilirik**.
 Kita tak benar-benar “hadir” di sana, hanya lewat dan tergelincir dalam kebiasaan.

---

## **Mengapa Kita Tak Bisa Berhenti Scrolling**

![01 social media obsession](https://rizalconsulting.id/images/2025/09/21/01_social_media_obsession.webp)

Tidak ada yang memaksa kita untuk membuka TikTok atau Instagram.
 Tapi algoritma pintar berhasil menciptakan **cermin bengkok** yang merefleksikan sekaligus mendistorsi impuls terburuk kita.

Khususnya bagi generasi muda, *scrolling* bisa menjadi **perilaku kompulsif**:

- Otak mereka menerima “kejutan dopamin” yang tak terduga.
- Setiap kejutan membuat mereka **semakin lengket** pada layar.
- Semakin sering mereka *scroll*, semakin sulit untuk berhenti.

Yang lebih rumit lagi, **tidak ikut serta** di media sosial kini dianggap seperti **mengasingkan diri**.
 Seolah-olah kita mengunci diri di luar dunia, dan hanya mereka yang “punya privilese” yang bisa membayar harga untuk keluar dari pusaran ini.

> *“Kenapa harus posting selfie kalau AI bisa bikin foto yang lebih cantik? Kenapa harus menulis pemikiran kalau ChatGPT bisa membuatnya lebih cepat?”*

---

## **Offline yang Tak Bisa Lepas dari Online**

Dunia offline kita kini **dibentuk secara permanen oleh dunia online**.
 Beberapa contoh nyata:

- Seorang profesional yang tidak punya akun LinkedIn bisa **terisolasi** dari jaringan kerja yang kini hanya eksis di platform digital.
- Pemilik bisnis kecil yang meninggalkan Instagram mungkin akan **kehilangan pelanggan** ke kompetitor yang masih aktif di media sosial.
- Remaja yang menolak menggunakan TikTok akan **kesulitan memahami meme** dan budaya mikro yang menjadi bahasa gaul teman-temannya.

Media sosial tidak hanya merebut perhatian kita, tetapi juga **mengurung ruang publik** tempat modal sosial, ekonomi, dan budaya dipertukarkan.

Namun, di balik kelelahan ini, **perlawanan mulai tumbuh**.
 Alternatif baru perlahan muncul.

---

[![banner layanan virtual assistant](https://rizalconsulting.id/images/banners/asisten-virtual/virtual-assistant-b.webp)](https://rizalconsulting.id/layanan/asisten-virtual "Klik disini untuk info lebih lanjut tentang layanan yang kami tawarkan!")

> - [Jasa Asisten Virtual Online untuk Lembaga Pendidikan dan ASN
>
>
>
>      ](https://rizalconsulting.id/component/weblinks/?task=weblink.go&id=48&Itemid=101)
> - [Kembangkan aplikasi online lebih cepat dengan bantuan AI—mulai disini
>
>
>
>      ](https://rizalconsulting.id/component/weblinks/?task=weblink.go&id=44&Itemid=101)
> - [Jasa Pembuatan Website Joomla, Wordpress dan Web Dinamis Lain
>
>
>
>      ](https://rizalconsulting.id/component/weblinks/?task=weblink.go&id=23&Itemid=101)
> - [Konversikan Situs Web ke Aplikasi Android Dengan WebViewGold
>
>
>
>      ](https://rizalconsulting.id/component/weblinks/?task=weblink.go&id=25&Itemid=101)
> - [Pembuatan Aplikasi Berbasis Web Sistem Manajemen Sekolah
>
>
>
>      ](https://rizalconsulting.id/component/weblinks/?task=weblink.go&id=26&Itemid=101)
>
> ***[Produk &amp; Layanan Kami](https://rizalconsulting.id/profil)***

---

## **Arsitektur yang Didesain dengan Niat**

Pengganti media sosial massal bukanlah satu platform besar,
 melainkan **kumpulan ruang-ruang kecil**: grup chat, forum tertutup, server Discord, hingga microblog federatif.
 Seperti **kebun kecil** yang tumbuh liar setelah hutan besar terbakar.

Bayangkan platform raksasa seperti Facebook atau TikTok yang suatu hari nanti **ditinggalkan pengguna**, menjadi seperti mal tua yang penuh **echo bot** dan kenangan obrolan manusia yang sudah lama hilang.
 Kadang kita mungkin akan kembali sekadar karena nostalgia,
 tetapi tempat itu tidak lagi menjadi pusat kehidupan digital.

Masa depan internet sosial mengarah ke web yang **lebih tenang, terpecah, namun lebih manusiawi**:

- Tidak lagi menjanjikan segalanya untuk semua orang.
- Tidak lagi memaksa kita tampil demi algoritma.
- Hanya orang-orang yang benar-benar **memilih untuk hadir**.

---

## **Grup Privat yang Lebih Bermakna**

![02 private group chat](https://rizalconsulting.id/images/2025/09/21/02_private_group_chat.webp)

Di ruang seperti ini, **konteks dan koneksi asli bisa bertahan**.
 Contoh yang semakin populer:

- Grup Signal atau WhatsApp yang **hanya bisa diakses dengan undangan**.
- Lingkaran kecil di Instagram yang penuh **percakapan personal**, bukan konten viral.
- Forum tertutup yang fokus pada **topik mendalam**, bukan sekadar trending.

Perbedaan utamanya:

- Di sini, pesan **ditujukan langsung**, bukan disiarkan ke massa.
- Tidak ada “like” atau angka penilaian yang membuat orang berlomba tampil.
- Maknanya datang dari **hubungan yang dipilih**, bukan jumlah pengikut.

Pesan yang dikirim dalam grup ini memiliki **berat emosional lebih besar**, karena ditujukan kepada orang tertentu, bukan sekadar audiens anonim.

[![banner rumah edho horizontal kecil](https://rizalconsulting.id/images/2026/05/26/banner-rumah-edho-horizontal-kecil.webp)](https://tebejowo.com/26524)

> - [Produk sehat yang benar-benar sehat, dengan harga yang lebih hemat!
>
>
>
>      ](https://rizalconsulting.id/component/weblinks/?task=weblink.go&id=47&Itemid=101)
> - [Nikmati fitur lengkap dari aplikasi favorit kamu tanpa ribet. Langganan aman dan cepat lewat link ini
>
>
>
>      ](https://rizalconsulting.id/component/weblinks/?task=weblink.go&id=46&Itemid=101)
> - [Berbisnis halal bikin hati tenang. Cek caranya disini!
>
>
>
>      ](https://rizalconsulting.id/component/weblinks/?task=weblink.go&id=43&Itemid=101)
> - [Ubah idemu jadi aplikasi online siap pakai lebih cepat bersama Emergent
>
>
>
>      ](https://rizalconsulting.id/component/weblinks/?task=weblink.go&id=45&Itemid=101)
> - [Domain, Hosting, Hingga VPS Murah untuk Proyek Anda!
>
>
>
>      ](https://rizalconsulting.id/component/weblinks/?task=weblink.go&id=42&Itemid=101)
>
> ***[Promo Afiliasi](https://rizalconsulting.id/blog/pengungkapan-afiliasi-affiliate-disclosure-info-singkat-hak-anda)***

## **Mengembalikan Niat dalam Interaksi Digital**

![03 digital mindfulness](https://rizalconsulting.id/images/2025/09/21/03_digital_mindfulness.webp)

Logika media sosial saat ini dirancang untuk **menghilangkan gesekan**:

- Konten tanpa akhir.
- Scroll tanpa henti.
- Kepuasan instan.

Solusinya justru adalah **menambahkan jeda**, menciptakan **momen refleksi** sebelum kita bereaksi.
 Desain seperti ini disebut *“arsitektur intensionalitas”*.

Beberapa ide revolusioner:

- X (Twitter) memberikan **delay 90 detik** sebelum posting balasan, bukan untuk menghalangi, tetapi untuk **meredam reaksi impulsif**.
- Instagram menampilkan **durasi scroll** sebelum kamu bisa mengunggah postingan baru, agar kamu sadar waktu yang terbuang.
- Facebook menampilkan **biaya karbon** dari pusat datanya, mengingatkan bahwa setiap refresh punya **konsekuensi nyata**.

Desain yang memperlambat interaksi ini adalah kebalikan dari desain UX modern yang selama ini **mengoptimalkan kecepatan dan adiksi**.
 Dengan sedikit “gangguan yang disengaja”, kita bisa memutus siklus konsumsi pasif dan **mengembalikan kendali** ke tangan manusia.

---

## **Contoh Platform yang Berbeda: Are.na**

Salah satu contoh nyata adalah **Are.na**, platform nirlaba tanpa iklan yang diluncurkan tahun 2014.
 Bayangkan Pinterest, tapi tanpa:

- Algoritma yang menentukan apa yang kamu lihat.
- Tab trending yang memaksa kamu ikut arus.
- Scroll tak berujung yang bikin lupa waktu.

Di Are.na:

- Kamu **menghubungkan ide secara manual**, dengan kesadaran penuh.
- Tidak ada konten yang diperingkatkan.
- Tidak ada sistem angka yang memberi tekanan sosial.

Hasilnya adalah **interaksi yang lebih lambat dan bermakna**, seperti berbicara dengan teman dekat, bukan berteriak di tengah keramaian.

---

## **Mimpi Internet yang Lebih Manusiawi**

Bayangkan dunia digital di mana:

- Kedekatan **tidak diukur dari jumlah followers**,
     tetapi dari **kedalaman kepercayaan** dan **kualitas percakapan**.
- Komunitas terbentuk berdasarkan **kepedulian dan minat bersama**,
     bukan prediksi algoritma yang mengejar engagement.
- Ruang publik seperti Facebook dan TikTok tetap ada,
     tapi berdampingan dengan banyak **ruang semi-publik yang lebih sehat**.

Di masa depan ini, orang-orang hadir **bukan untuk viral**,
 tetapi untuk **benar-benar dilihat dan didengar dalam konteks yang tepat**.

---

 [ ![Quran Camp Pesantren Tahfidz Daarul Mutqin Bogor](https://rizalconsulting.id/images/banners/quran-camp-2025-04-19.webp) ](https://rizalconsulting.id/component/banners/click/4 "Program Quran Camp")

[*Pesan Sponsor*](https://rizalconsulting.id/blog/pengungkapan-afiliasi-affiliate-disclosure-info-singkat-hak-anda "klik disini untuk info tentang affiliate disclosure")

---

## **Mengubah Platform Menjadi Layanan Publik**

![04 Data Governance](https://rizalconsulting.id/images/2025/09/21/04_Data-Governance.webp)

Solusi paling radikal justru terasa paling familiar:
 **Bagaimana jika media sosial diperlakukan seperti layanan publik**, bukan kasino privat?

Ini bukan berarti pemerintah harus mengontrol media sosial.
 Sebaliknya, mereka bisa diatur dengan **piagam sipil** yang:

- Menyeimbangkan **kemandirian dan akuntabilitas**.
- Menempatkan kepentingan publik di atas keuntungan semata.

Beberapa ide yang mungkin diwujudkan:

- Algoritma yang **transparan** dan bisa diaudit publik.
- Dewan perwakilan pengguna untuk **mengawasi kebijakan platform**.
- Model pendanaan berbasis **iuran anggota**, bukan iklan berbasis pengawasan.
- Laporan dampak rutin yang mengukur **efek sosial**, bukan hanya angka penggunaan.

---

## **Tantangan yang Masih Ada**

Memang sudah ada beberapa upaya ke arah ini, tapi masih setengah hati:

- **Meta’s Oversight Board**: memberi kesempatan banding pada moderasi konten, tapi kekuasaannya **sangat terbatas**.
- **Community Notes di X**: memungkinkan pengecekan fakta oleh pengguna, tapi **mekanismenya tidak transparan**.

Keduanya hanyalah “tempelan” pada logika lama, bukan **desain ulang total**.
 Perubahan sejati harus tertanam dalam **struktur inti platform**, bukan ditambahkan setelah masalah terjadi.

> *“Tidak berpartisipasi kini seperti mengasingkan diri,
>  dan hanya mereka yang mampu yang bisa membayar harganya.”*

---

## **Kesimpulan: Mengambil Kembali Kendali**

Hari ini, [**media sosial**](https://rizalconsulting.id/index.php?option=com_content&view=article&id=398:bagaimana-kita-menjadi-tawanan-media-sosial-bagian-3-dari-3-artikel&catid=8:blog&Itemid=117) bukan hanya melelahkan — ia telah mengubah cara kita memaknai hubungan, komunitas, bahkan identitas.
 Namun, harapan belum hilang.

Dengan:

- Ruang digital yang lebih kecil dan bermakna,
- Desain yang memperlambat, bukan mempercepat,
- Dan tata kelola yang berpihak pada manusia,

Kita bisa membangun kembali **internet yang lebih manusiawi**,
 di mana kita hadir bukan untuk angka, tetapi untuk **saling melihat dan terhubung**.

---

**Bersambung → Bagian 4**
 *Pada bagian terakhir, kita akan membahas strategi membangun internet yang benar-benar sehat dan berkelanjutan untuk masa depan.*

**Sumber**: [James O'Sullivan, 2 September 2025](https://www.noemamag.com/the-last-days-of-social-media/).

Blog ini didukung oleh pembaca. [**Rizal IT Consulting**](https://rizalconsulting.id/profil) dapat [**memperoleh komisi afiliasi**](https://rizalconsulting.id/index.php?option=com_content&view=article&id=230:pengungkapan-afiliasi-affiliate-disclosure-info-singkat-hak-anda&catid=8:blog) ketika Anda bertransaksi di tautan yang ditampilkan di situs ini. Ikuti kami juga di [**Google News Publisher**](https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMLD_pAwwwvezBA) untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru. Info lanjut, kolaborasi, [sponsorship dan promosi](https://rizalconsulting.id/jasa-backlink-dofollow), ataupun kerjasama, bisa menghubungi: [0857-1587-2597](https://s.id/4iSJD) | [0813-8229-7207](https://s.id/7jpgn) | [](https://rizalconsulting.id/javascript:/*%20Alamat%20email%20ini%20terlindungi%20dari%20spambots.*/).

    [ WhatsApp ](#)  [ Facebook ](#)  [ Twitter ](#)

 ✓ Link berhasil disalin!

 ![Foto Rizal Consulting](https://rizalconsulting.id/media/yootheme/cache/af/foto-rizal-af0e2b00.webp)

 Muhammad Fauzi Rizal

Konsultan IT Profesional

🗓️ Sejak 2006 💻 Sabtu - Kamis ⏰ 08-17 WIB ☎️ 0813-8229-7207 📧

 [![Banner Layanan Asisten Virtual](https://rizalconsulting.id/images/banners/asisten-virtual/virtual-assistant-a.webp)](https://rizalconsulting.id/layanan/asisten-virtual)

 ##  Artikel Terkait

 [ ![Ilustrasi Digital Future](https://rizalconsulting.id/media/yootheme/cache/1c/00_digital_future_intro-1c7ba215.webp)

Diterbitkan: 23 September 2025

###  Membangun Internet yang Lebih Manusiawi: Masa Depan Sosial Media

Selengkapnya

 ](https://rizalconsulting.id/index.php?option=com_content&view=article&id=426:membangun-internet-yang-lebih-manusiawi-masa-depan-sosial-media&catid=8)

 [ ![Kolam ikan dengan beberapa kincir aerator berputar.](https://rizalconsulting.id/media/yootheme/cache/3d/01-Kolam_ikan_dengan_beberapa_kincir_aerator_berputar-sumber-kincirtambak-com_a-3d0f04d4.webp)

Diterbitkan: 09 Desember 2025

###  AI Offline untuk Peternakan dan Perikanan: Hemat Waktu, Naik Produktivitas

Selengkapnya

 ](https://rizalconsulting.id/index.php?option=com_content&view=article&id=470:ai-offline-peternakan-perikanan&catid=8)

 [ ![Engineer tim F1 memantau data balapan di pit wall](https://rizalconsulting.id/media/yootheme/cache/b3/01-Engineer_tim_F1_memantau_data_balapan_di_pit_wall-a-b38d0002.webp)

Diterbitkan: 02 Desember 2025

###  Teknologi F1 Modern: Bagaimana Data Analytics Mengubah Strategi Tim Balap

Selengkapnya

 ](https://rizalconsulting.id/index.php?option=com_content&view=article&id=464:teknologi-f1-modern-data-analytics-tim-balap&catid=8)

##  Artikel Lainnya

 [ ![Kasir menggunakan sistem POS layar sentuh di meja kasir](https://rizalconsulting.id/media/yootheme/cache/b4/01-Kasir_menggunakan_sistem_POS_layar_sentuh_di_meja_kasir_a-b4075615.webp)

Diterbitkan: 21 November 2025

###  7 Aplikasi POS Online Gratis untuk UMKM Indonesia (dan Cara Menilainya dengan Objektif)

Selengkapnya

 ](https://rizalconsulting.id/index.php?option=com_content&view=article&id=451:aplikasi-pos-online-gratis-untuk-umkm-indonesia&catid=34)

 [ ![Ilustrasi Mozilla Firefox](https://rizalconsulting.id/media/yootheme/cache/c1/mozilla-firefox-intro-c115e27a.webp)

Diterbitkan: 01 Agustus 2025

###  5 Alasan Mengapa Firefox Masih Jadi Browser Favorit Kami – dan Kenapa Ia Layak Dihargai Lebih Tinggi

Selengkapnya

 ](https://rizalconsulting.id/index.php?option=com_content&view=article&id=382:5-alasan-mengapa-firefox-masih-jadi-browser-favorit-kami&catid=34)

 [ ![Ilustrasi Kecerdasan Buatan Dalam Desain Grafis. Sumber: vecteezy.com](https://rizalconsulting.id/media/yootheme/cache/d6/ilustrasi-kecerdasan-buatan-dalam-desain-grafis-sumber-vecteezy-com-d62e528d.jpg)

Diterbitkan: 15 April 2023

###  5 Cara Kecerdasan Buatan (AI) Bisa Membantumu Dalam Desain Grafis

Selengkapnya

 ](https://rizalconsulting.id/index.php?option=com_content&view=article&id=120:5-cara-kecerdasan-buatan-ai-bisa-membantumu-dalam-desain-grafis&catid=8)

##  Layanan Kami

 [ ![Ilustrasi Asisten Virtual](https://rizalconsulting.id/media/yootheme/cache/84/virtual-assistant-a-8477b9db.webp)

###  Jasa Asisten Virtual Online untuk Lembaga Pendidikan dan ASN

 ](https://rizalconsulting.id/index.php?option=com_content&view=article&id=456:virtual-assistant&catid=20)

 [ ![Ilustrasi Pembuatan Aplikasi Berbasis Web](https://rizalconsulting.id/media/yootheme/cache/41/ilustrasi_pembuatan_aplikasi_berbasis_web-414ca725.jpg)

###  Jasa Pembuatan Aplikasi Web

 ](https://rizalconsulting.id/index.php?option=com_content&view=article&id=71:pembuatan-aplikasi-web&catid=20)

 [ ![Ilustrasi Aplikasi Android](https://rizalconsulting.id/media/yootheme/cache/b8/ilustrasi-aplikasi-android-b83a0f57.jpg)

###  Aplikasi Android

 ](https://rizalconsulting.id/index.php?option=com_content&view=article&id=162:pembuatan-aplikasi-android&catid=20)

## Schema

```json
{ "@context": "https://schema.org", "@type": "BreadcrumbList", "itemListElement": [ { "@type": "ListItem", "position": 1, "name": "Beranda", "item": "https://rizalconsulting.id" }, { "@type": "ListItem", "position": 2, "name": "Blog", "item": "https://rizalconsulting.id/blog/" }, { "@type": "ListItem", "position": 3, "name": "Dari Perhatian ke Kelelahan: Krisis Media Sosial 2025", "item": "https://rizalconsulting.id/blog/dari-perhatian-ke-kelelahan-krisis-media-sosial-2025" } ] }
```

```json
{ "@context": "https://schema.org", "@type": "Article", "mainEntityOfPage": { "@type": "WebPage", "@id": "https://rizalconsulting.id/blog/dari-perhatian-ke-kelelahan-krisis-media-sosial-2025" }, "headline": "Dari Perhatian ke Kelelahan: Krisis Media Sosial 2025", "description": "Feed kini hanya membius, bukan menghubungkan. Pengguna lelah, komunitas pecah jadi ruang kecil yang lebih manusiawi. Mampukah kita merebut kembali internet yang sehat?", "image": { "@type": "ImageObject", "url": "https://rizalconsulting.id/images/2025/09/21/00_social_media_addiction_intro.webp" }, "publisher": { "@type": "Organization", "name": "Konsultan IT Profesional : Rizal Consulting", "logo": { "@type": "ImageObject", "url": "https://rizalconsulting.id/images/2023/04/logo-rizal-consulting-2023-04-kotak-warna.png" } }, "author": { "@type": "Person", "name": "Muhammad Fauzi Rizal", "url": "https://rizalconsulting.id/blog/dari-perhatian-ke-kelelahan-krisis-media-sosial-2025" }, "datePublished": "2025-09-21T00:42:29+07:00", "dateCreated": "2025-09-21T00:42:29+07:00", "dateModified": "2025-09-21T07:37:46+07:00" }
```
